Voice of Human Rights News Centre - Menyuarakan Hak Asasi Manusia, Hukum & Demokrasi
 H O M E Voice of Human Rights News Centre
We move to www.vhrmedia.com.....(KAMI PINDAH KE WWW.VHRMEDIA.COM)
  Tuesday, 07 September 2010
Ind   Indonesia
VHRmedia Internet Streaming Radio
NEWS

Monday, 18 June 2007 17:51:28
we move to www.vhrmedia.com

Tuesday, 12 June 2007 13:44:08
SITUS VHR PINDAH ALAMAT

Monday, 11 June 2007 18:50:42

Sidang Tanah Meruya
Warga Minta Pembelaan Portanigra Ditolak

Monday, 11 June 2007 18:31:43

Exxon Mobil:
Warga Tak Berhak Gugat KKS Blok Cepu

Monday, 11 June 2007 17:53:39

Sidang Gugatan Korban Lumpur
PT Lapindo Ngotot Salahkan Alam

Monday, 11 June 2007 17:12:24
Powell Minta Penjara Guantanamo Ditutup

Monday, 11 June 2007 17:04:41
Walhi Sulteng Tolak PLTA Lore Lindu

Monday, 11 June 2007 15:43:03

Pencemaran Nama Baik
Kalla Mangkir dari Sidang Gugatan Gus Dur

Monday, 11 June 2007 14:27:25

Jelang Olimpiade 2008
China Pekerjakan Anak-anak

Monday, 11 June 2007 14:03:52

Penangkapan Petani Simalungun
Warga Tuntut Kapolri Copot Kapolres




.:: NEWS ::.
Author : Yerry Niko Borang
Wed, 06 Dec 2006 12:09:08 +0700



Internasional
Pascakudeta, Militer Fiji Terapkan Keadaan Darurat


Suva - Penguasa militer Fiji mengumumkan keadaan darurat Rabu, sehari setelah merebut kekuasaan. Seperti dilaporkan sejumlah radio setempat, sebagaimana polisi, politikus yang tersingkir dan birokrat senior pemerintah menghadapi kudeta ini dengan perlawanan pasif, sementara sanksi internasional mulai mengisolasi negeri di selatan Pasifik ini.

Situs localnewsleader.com Rabu (6/12) siang menulis,  pengumuman keadaan darurat dikeluarkan setelah tentara mengadakan pertemuan dengan pelaksana Komisoner Polisi Moses Driver, yang sebelumnya mengeluarkan pernyataan menolak pengambilalihan oleh militer dan menginstruksikan para pejabatnya tidak menaati setiap perintah yang dikeluarkan oleh rezim militer.

Pasukan militer menerobos dan menghentikan pertemuan para pejabat senior pemerintah yang berunding untuk mendiskusikan kudeta yang dilakukan militer kemarin. Sekretaris Perdana Menteri Laisenia Qarase, Jioji Kotobalavu dibawa tentara yang menyatakan dia berkeinginan untuk mendiskusikan beberapa hal di markas militer. demikian pernyataan Menteri Perburuhan Krishna Datt.

Qarase terbang keluar dari Suva Rabu ini atas permintaan militer, kembali ke kediamannya di pulau terpencil. Hal itu dikatakan oleh sekretaris pribadinya, Pene Nonu.

"Apa yang dilakukan para komandan militer merupakan sebuah pemerkosaan terhadap konstitusi kami dan kami menjadi bahan tertawaan di seluruh dunia," kata Qarase kepada wartawan.

Hari Rabu ini Suva secara umum tampak sepi. Meski hampir kebanyakan usaha tetap beroperasi, hanya sedikit orang yang berlalu-lalang di jalan.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan, melalui juru bicara Stephane Dujarric, mengecam kudeta itu dan meminta pemerintahan yang sah dipulihkan kembali. Dia menyatakan Fiji mungkin tidak akan diundang untuk berpartisipasi dalam pasukan perdamaian PBB di masa datang.

Dalam kesempatan lain, pemimpin kudeta Komodor Bainimarama menyatakan akan meminta Dewan Penasihat Fiji yang memiliki otoritas konsitusional untuk menetapkan presiden dan wakil presdien dalam pertemuan minggu depan. (AP/Yerry Niko/E4)

[Send to Friends]   [Printer Friendly Page]


Related Links :

Wednesday, 06 December 2006 10:06:23
Internasional

Tuesday, 05 December 2006 17:40:40
Internasional

Tuesday, 05 December 2006 16:22:40
Internasional

Tuesday, 05 December 2006 14:38:20
Internasional

Tuesday, 05 December 2006 13:22:58
Internasional

Search
Banjir 2007
Analysis
Human Rights Database
Security Sector Reform
The Letter
Links
Polling
Copyright © 2005 - 2010 VHRmedia.net - Voice of Human Rights News Centre
Jl. Tebet Barat Dalam II / 15 - Jakarta Selatan 12810 - Indonesia
Phone : +62 21 831 8274 - Faximile : +62 21 831 8276
E-mail : vhr@vhrmedia.net