Voice of Human Rights News Centre - Menyuarakan Hak Asasi Manusia, Hukum & Demokrasi
 H O M E Voice of Human Rights News Centre
We move to www.vhrmedia.com.....(KAMI PINDAH KE WWW.VHRMEDIA.COM)
  Tuesday, 07 September 2010
Ind   Indonesia
VHRmedia Internet Streaming Radio
NEWS

Monday, 18 June 2007 17:51:28
we move to www.vhrmedia.com

Tuesday, 12 June 2007 13:44:08
SITUS VHR PINDAH ALAMAT

Monday, 11 June 2007 18:50:42

Sidang Tanah Meruya
Warga Minta Pembelaan Portanigra Ditolak

Monday, 11 June 2007 18:31:43

Exxon Mobil:
Warga Tak Berhak Gugat KKS Blok Cepu

Monday, 11 June 2007 17:53:39

Sidang Gugatan Korban Lumpur
PT Lapindo Ngotot Salahkan Alam

Monday, 11 June 2007 17:12:24
Powell Minta Penjara Guantanamo Ditutup

Monday, 11 June 2007 17:04:41
Walhi Sulteng Tolak PLTA Lore Lindu

Monday, 11 June 2007 15:43:03

Pencemaran Nama Baik
Kalla Mangkir dari Sidang Gugatan Gus Dur

Monday, 11 June 2007 14:27:25

Jelang Olimpiade 2008
China Pekerjakan Anak-anak

Monday, 11 June 2007 14:03:52

Penangkapan Petani Simalungun
Warga Tuntut Kapolri Copot Kapolres




.:: NEWS ::.
Author : Yerry Niko Borang
Mon, 11 Dec 2006 10:50:55 +0700



Internasional
Mantan Diktator Chile Pinochet Meninggal Dunia


Santiago – Mantan diktator militer paling kontroversial di Amerika Latin, Augusto Pinochet Latin meninggal dunia dalam usia 91 tahun hari Minggu (10/12) kemarin. Kematian tersebut segera diikuti oleh demontrasi oleh para penentangnya.

Orang kuat Chile yang berkuasa lewat kudeta dukungan Amerika Serikat ini, menjadi tersangka penyiksaan dan pembunuhan ribuan orang selama rejim militer berkuasa selama tahun 1973-1990.

Situs cnn.com Minggu (10/12) memberitakan, di luar rumah sakit militer, tempat jasad Pinohet disemayamkan, beberapa ribu pendukung Pinochet berkabung atas kematian tersebut. Mereka berseru "Hidup Pinochet!" dan menyanyikan lagu kebangsaan. Sejumlah orang melempari para jurnalis dengan botol air karena menilai media telah mengkritik Pinochet secara tidak adil.

Semnetara di Plaza Italia, 6.000 demonstran anti Pinochet berkumpul untuk merayakan kematian mantan penguasa Chile itu dengan mengibar-ngibarkan bendera Chile, berdansa, dan membuka botol champagne.

Polisi menahan sejumlah orang dan membubarkan sejumlah demonstran yang mulai melempari benda-benda ke arah Istana Presiden. TV Chile melaporkan polisi menggunakan tank air dan gas air mata.

"Kami menggunakan kekuatan untuk memulihkan keteraturan," kata Jenderal Jorge Acuna, direktur ketertiban dan keamanan di Istana Presiden Palacio de La Moneda.

Kekerasan yang sama di antara polisi dan demontran muncul di daerah Valparaiso, tempat kelahiran Pinochet.

Lebih dari 5.000 orang bergabung dalam demonstrasi di 10 daerah seluruh negeri, ungkap Wakil Sekretaris Menteri Dalam Negeri Felipe Harboe. Dia meminta para orang tua untuk menahan anak-anak remaja mereka di rumah pada hari Minggu malam.

Meski ini tidak mendapat upacara kenegaraan, jasad Pinochet akan dikremasi setelah upacara penghormatan militer Selasa esok.

Pinochet telah mendapat tahanan rumah dalam hubungan karena dituduh membunuh dua lawan politiknya di tahun 1973. Otoritas Chile melepaskannya dari tahanan rumah setelah dia masuk rumah sakit.

Pinochet menjadi terkenal di seluruh dunia saat 11 September, 1973 menjalankan kudeta berdarah dukungan AS untuk menumbangkan pemerintahan terpilih Chile pimpinan Presiden Salvador Allende yang berhaluan Marxis.


Menurut kantor berita AP, dinas intelejen Amerika Serikat, CIA telah bekerja berbulan-bulan untuk mengacaukan pemerintah Allende. Aksi CIA termasuk mendanai pemogokan sopir truk untuk melumpuhkan jalur distribusi makanan di seluruh Chile namun Washington menolak dikaitkan dengan kudeta militer yang terjadi kemudian.

Satu warisan Pinochet adalah kasus pelanggaran HAM yang tak kunjung selesai. 17 tahun masa kediktatorannya ditandai dengan pengejaran terhadap kalangan sayap kiri dimana ribuan orang disiksa, meninggal dunia atau hilang. Puluhan ribu warga Chile mengungsi ke negara-negara lain di Amerika Latin. (AP/Yerry Niko/E4)

[Send to Friends]   [Printer Friendly Page]


Related Links :

Friday, 17 November 2006 10:13:33

Tuesday, 14 November 2006 11:36:42
UU Tindak Pidana Korupsi

Thursday, 09 November 2006 15:50:49

Wednesday, 08 November 2006 17:52:48
Tanpa Ratifikasi Statuta Roma

Saturday, 28 October 2006 19:12:41
Pasca Kunjungan Suciwati ke AS

Search
Banjir 2007
Analysis
Human Rights Database
Security Sector Reform
The Letter
Links
Polling
Copyright © 2005 - 2010 VHRmedia.net - Voice of Human Rights News Centre
Jl. Tebet Barat Dalam II / 15 - Jakarta Selatan 12810 - Indonesia
Phone : +62 21 831 8274 - Faximile : +62 21 831 8276
E-mail : vhr@vhrmedia.net