|
.:: NEWS ::. Author : Tue, 12 Dec 2006 10:39:29 +0700
Tangani Separatis Papua
Panglima: TNI Tetap Akan Persuasif
Jakarta - Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto menyatakan tidak akan menambah kekuatan TNI di Papua setelah insiden pembunuhan seorang prajurit dan purnawirawan tentara di sana pekan lalu. Pihaknya hanya akan mengefektifkan atau menyiagakan kekuatan organik di wilayah itu.
Seusai rapat koordinasi tertutup di kantor Departemen Pertahanan, Jakarta, Senin (11/12) sore, Joko Suyanto mengatakan, pihaknya tetap terus melakukan pendekatan secara persuasif terhadap gerakan separatis di Papua dengan mendatangi kantong-kantong gerakan separatis. TNI juga melakukan negosiasi agar mereka mau kembali turun gunung dan berbaur dengan masyarakat setempat.
Joko Suyanto mengungkapkan, pola operasi keamanan secara persuasif tersebut cukup efektif. Sebab, hingga kini sudah ada puluhan kelompok separatis yang bersedia diajak kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, hal itu tidak terpublikasi, sehingga masyarakat tidak mengetahui.
“TNI tetap akan melakukan pendekatan persuasif terhadap para kelompok separatis. Karena langkah tersebut cukup efektif. Buktinya sudah banyak kok kelompok yang mau diajak bergabung,” paparnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sersan Satu Joko Susanto dari Korps Pasukan Khusus dan Sersan Mayor Thobias Sirken tewas tertembak. Kejadian itu bermula saat mereka mendatangi tempat datangnya tembakan ke udara di hutan lereng Gunung Pomo, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Kedatangan mereka ke sana guna bernegosiasi dengan kelompok separatis di bawah pimpinan Goliat Tabumi. (Tri Wibowo/E1)
[Send to Friends]
[Printer Friendly Page]
|