|
.:: NEWS ::. Author : Wed, 31 Jan 2007 15:17:59 +0700
Internasional
Kekerasan Sektarian Nodai Peringatan Ashura
Baghdad - Kekerasan dan pertikaian sektarian menodai peringatan ritual Ashura di sejumlah daerah konflik di dunia. Umat muslim Syiah kemarin memperingati Hari Raya Ashura yang jatuh pada 10 Muharram. Peringatan itu untuk mengenang kematian Hussein, cucu Nabi Muhammad, dalam perang di Karbala pada abad ke-7 Masehi. Situs bbc.co.uk Selasa (30/1) memberitakan, kekerasan terparah terjadi di Irak. Empat puluh peziarah Syiah tewas dalam gelombang serangan selama Hari Raya Ashura. Sembilan belas orang tewas akibat serangan bom bunuh diri di sebuah mesjid di Baladruz, sebelah tenggara Baghdad. Masih di daerah yang sama, 11 orang tewas di Khanaqin akibat ledakan bom di dekat keranjang sampah saat para pengikut Syiah melakukan ritual prosesi keagamaan di jalan-jalan. Di Ibu Kota Irak, Baghdad, 10 orang tewas akibat serangan mortir di daerah Sunni, Adhamiyah. Selain itu, lebih dari 100 orang terluka di dalam berbagai serangan selama peringatan Ashura. Dalam peristiwa lain, 4 orang tewas setelah dua minibus yang mengangkut peziarah Syiah disergap penyerang bersenjata di Baghdad. Menurut kepolisian Irak, 3 juta pengikut Syiah dari seluruh Irak tumpah dalam peringatan ritual Ashura. Selama tiga hari terakhir para peziarah mengikuti rangkaian peringatan di Karbala. Ribuan polisi disiagakan di kota suci di selatan Baghdad itu. Situs people.com.cn Rabu (31/1) menulis, di Kabul, Ibu Kota Afghanistan, dan kota lain perayaan Ashura diwarnai keheningan dan penjagaan ketat. Ashura merupakan hari libur di Afghanistan. Di Beirut para pengikut Syiah, terutama pendukung Hezbollah, berbaris di jalan-jalan di darah selatan kota itu. Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah dalam pidatonya mengkritik kebijakan Presiden Amerika Serikat George Bush yang meningkatkan tekanan terhadap Iran. Situs thepeninsulaqatar.com (30/1) memberitakan, dalam peringatan Ashura tahun ini Presiden Pakistan Pervez Musharraf meminta agar warganya bersatu setelah serangan sektarian terhadap pengikut Syiah menewaskan 2 orang. Sebelumnya gelombang pertikaian antara Sunni dan Syiah menewaskan 22 orang. (mwcnews/voanews/Yerry Niko/E4)
[Send to Friends]
[Printer Friendly Page]
Related Links : Tuesday, 30 January 2007 15:01:58 Internasional Tuesday, 30 January 2007 12:02:17 Internasional Monday, 29 January 2007 16:10:23 Internasional Monday, 29 January 2007 13:16:59 Internasional Thursday, 25 January 2007 17:14:21 Internasional |