Voice of Human Rights News Centre - Menyuarakan Hak Asasi Manusia, Hukum & Demokrasi
 H O M E Voice of Human Rights News Centre
We move to www.vhrmedia.com.....(KAMI PINDAH KE WWW.VHRMEDIA.COM)
  Tuesday, 09 February 2010
Ind   Indonesia
VHRmedia Internet Streaming Radio
NEWS

Monday, 18 June 2007 17:51:28
we move to www.vhrmedia.com

Tuesday, 12 June 2007 13:44:08
SITUS VHR PINDAH ALAMAT

Monday, 11 June 2007 18:50:42

Sidang Tanah Meruya
Warga Minta Pembelaan Portanigra Ditolak

Monday, 11 June 2007 18:31:43

Exxon Mobil:
Warga Tak Berhak Gugat KKS Blok Cepu

Monday, 11 June 2007 17:53:39

Sidang Gugatan Korban Lumpur
PT Lapindo Ngotot Salahkan Alam

Monday, 11 June 2007 17:12:24
Powell Minta Penjara Guantanamo Ditutup

Monday, 11 June 2007 17:04:41
Walhi Sulteng Tolak PLTA Lore Lindu

Monday, 11 June 2007 15:43:03

Pencemaran Nama Baik
Kalla Mangkir dari Sidang Gugatan Gus Dur

Monday, 11 June 2007 14:27:25

Jelang Olimpiade 2008
China Pekerjakan Anak-anak

Monday, 11 June 2007 14:03:52

Penangkapan Petani Simalungun
Warga Tuntut Kapolri Copot Kapolres




.:: NEWS ::.
Author : Yerry Niko Borang
Thu, 01 Feb 2007 17:36:48 +0700



Intergovernmental Panel on Climate Change
Kerusakan Bumi Sangat Mencemaskan


ParisPanel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (Intergovernmental Panel on Climate Change) yang bersidang di Paris besok mengumumkan kondisi kerusakan lingkungan di bumi akibat pemanasan global.
 
Laporan tersebut merupakan hasil penelitian lebih dari 2.000 ilmuwan berbagai disiplin ilmu di 100 negara. Ilmuwan seluruh dunia menghasilkan telaah menyeluruh atas kondisi bumi dan diumumkan setiap lima tahun sejak tahun 1991.
 
Situs abcnews.go.com (31/1) menulis, laporan tersebut akan selesai pukul 9.30 malam ini dan akan dibacakan dalam konferensi pers besok.
 
Sejumlah pengamat menilai laporan yang disampaikan tahun ini akan menyita perhatian dunia. Kesadaran itu muncul karena berbagai bencana akibat perubahan iklim semakin sering terjadi. Perubahan gelombang laut, perubahan cuaca, kekeringan, gelombang hawa panas, percepatan perkembangbiakan serangga, punahnya sejumlah spesies, serta hilangnya gletser dan gunung es di berbagai belahan dunia membuat cemas semua pihak.
 
Sejumlah film dokumenter dan serial televisi yang mengulas akibat pemanasan global dari seluruh dunia juga membantu menyebarkan pengetahuan akan pentingnya menjaga kelestarian bumi.
 
Kabar terakhir datang dari Indonesia membuat khawatir peserta pertemuan dua hari di Paris ini. Sejumlah ahli lingkungan dan ilmuwan Indonesia memperkirakan 2.000 dari 18.000 pulau kecil di negeri ini akan hilang pada tahun 2030. Perubahan drastis yang terjadi 23 tahun lagi itu akibat naiknya ketinggian permukaan laut.
 
Para ilmuwan memperkirakan akan segera terjadi pengungsian penduduk akibat pemanasan global dari sejumlah kepulauan di Samudera Pasifik. Jumlah pengungsi akan meningkat hingga ratusan juta orang pada akhir abad ke-21. (Yerry Niko/E4)

[Send to Friends]   [Printer Friendly Page]


Related Links :

Tuesday, 30 January 2007 14:30:44
Buruh Migran

Friday, 19 January 2007 10:25:30
Kematian Joki '3 in 1'

Tuesday, 19 December 2006 13:57:41

Friday, 15 December 2006 15:13:23
Pertanggungjawaban Setjen DPR Mendua

Tuesday, 12 December 2006 10:39:29
Tangani Separatis Papua

Search
Banjir 2007
Analysis
Human Rights Database
Security Sector Reform
The Letter
Links
Polling
Copyright © 2005 - 2010 VHRmedia.net - Voice of Human Rights News Centre
Jl. Tebet Barat Dalam II / 15 - Jakarta Selatan 12810 - Indonesia
Phone : +62 21 831 8274 - Faximile : +62 21 831 8276
E-mail : vhr@vhrmedia.net