Voice of Human Rights News Centre - Menyuarakan Hak Asasi Manusia, Hukum & Demokrasi
 H O M E Voice of Human Rights News Centre
We move to www.vhrmedia.com.....(KAMI PINDAH KE WWW.VHRMEDIA.COM)
  Saturday, 04 September 2010
Ind   Indonesia
VHRmedia Internet Streaming Radio
NEWS

Monday, 18 June 2007 17:51:28
we move to www.vhrmedia.com

Tuesday, 12 June 2007 13:44:08
SITUS VHR PINDAH ALAMAT

Monday, 11 June 2007 18:50:42

Sidang Tanah Meruya
Warga Minta Pembelaan Portanigra Ditolak

Monday, 11 June 2007 18:31:43

Exxon Mobil:
Warga Tak Berhak Gugat KKS Blok Cepu

Monday, 11 June 2007 17:53:39

Sidang Gugatan Korban Lumpur
PT Lapindo Ngotot Salahkan Alam

Monday, 11 June 2007 17:12:24
Powell Minta Penjara Guantanamo Ditutup

Monday, 11 June 2007 17:04:41
Walhi Sulteng Tolak PLTA Lore Lindu

Monday, 11 June 2007 15:43:03

Pencemaran Nama Baik
Kalla Mangkir dari Sidang Gugatan Gus Dur

Monday, 11 June 2007 14:27:25

Jelang Olimpiade 2008
China Pekerjakan Anak-anak

Monday, 11 June 2007 14:03:52

Penangkapan Petani Simalungun
Warga Tuntut Kapolri Copot Kapolres




.:: NEWS ::.
Author : Indah Nurmasari
Tue, 08 May 2007 18:06:40 +0700



Kecurangan Ujian Nasional
Komunitas Air Mata Guru Diteror


Jakarta - Guru-guru dari Sumatera Utara yang membongkar kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2007 dihujani intimidasi, ancaman, dan teror. Para guru yang tergabung dalam Komunitas Air Mata Guru tersebut mengadu ke Komnas HAM Jakarta, Selasa (8/5).
 
Patar Tambunan, guru SMAN 17 Medan, mengungkapkan teror terhadap mereka juga datang dari siswa. Ancaman itu disampaikan siswa yang tertangkap basah menerima jawaban dalam Ujian Nasional 2007. “Di situ saya kan mengawas. Kemudian saya mendapati satu siswa menerima jawaban. Langsung saya ambil. Setelah itu saya diancam,” katanya.
 
Dia menuturkan dirinya tidak mengetahui mekanisme pelaporan siswa yang tertangkap basah menerima jawaban saat Ujian Nasional berlangsung. Sebab, pada saat pembekalan yang ditekankan orang-orang subrayon SMA di daerahnya adalah bagaimana menutup mata saat kecurangan terjadi dan bukan menjelaskan fungsi pengawas dan mekanisme pengawasan.
 
Selain Patar Tambunan, tujuh guru yang lain juga mendapat tekanan dari sekolah masing-masing untuk menutup mulut. Mereka diancam dan disuruh membuat surat pengunduran diri dan diancam dipecat. Sebagian besar guru ini masih berstatus calon pegawai negari sipil dan honorer.
 
Para guru tersebut mengadu ke Komnas HAM didampingi Parlindungan Purba, anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Sumut. Parlindungan menyatakan akan ke Sumatera Utara pada 14 Mei nanti untuk menelusuri kecurangan dalam penyelenggaran Ujian Nasional 2007. Anggota  Komnas HAM Habib Chirzin dan Jayadi Damanik berjanji memproses pengaduan para guru ini. (E1)

[Send to Friends]   [Printer Friendly Page]


Related Links :

Wednesday, 02 May 2007 19:25:22
Hari Pendidikan Nasional

Monday, 30 April 2007 16:32:58

Wednesday, 25 April 2007 16:53:15

Wednesday, 25 April 2007 13:50:57
SMP Terbuka

Tuesday, 24 April 2007 16:35:06

Search
Banjir 2007
Analysis
Human Rights Database
Security Sector Reform
The Letter
Links
Polling
Copyright © 2005 - 2010 VHRmedia.net - Voice of Human Rights News Centre
Jl. Tebet Barat Dalam II / 15 - Jakarta Selatan 12810 - Indonesia
Phone : +62 21 831 8274 - Faximile : +62 21 831 8276
E-mail : vhr@vhrmedia.net