|
.:: NEWS ::. Author : Tue, 08 May 2007 18:06:40 +0700
Kecurangan Ujian Nasional
Komunitas Air Mata Guru Diteror
Jakarta - Guru-guru dari Sumatera Utara yang membongkar kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2007 dihujani intimidasi, ancaman, dan teror. Para guru yang tergabung dalam Komunitas Air Mata Guru tersebut mengadu ke Komnas HAM Jakarta, Selasa (8/5). Patar Tambunan, guru SMAN 17 Medan, mengungkapkan teror terhadap mereka juga datang dari siswa. Ancaman itu disampaikan siswa yang tertangkap basah menerima jawaban dalam Ujian Nasional 2007. “Di situ saya kan mengawas. Kemudian saya mendapati satu siswa menerima jawaban. Langsung saya ambil. Setelah itu saya diancam,” katanya. Dia menuturkan dirinya tidak mengetahui mekanisme pelaporan siswa yang tertangkap basah menerima jawaban saat Ujian Nasional berlangsung. Sebab, pada saat pembekalan yang ditekankan orang-orang subrayon SMA di daerahnya adalah bagaimana menutup mata saat kecurangan terjadi dan bukan menjelaskan fungsi pengawas dan mekanisme pengawasan. Selain Patar Tambunan, tujuh guru yang lain juga mendapat tekanan dari sekolah masing-masing untuk menutup mulut. Mereka diancam dan disuruh membuat surat pengunduran diri dan diancam dipecat. Sebagian besar guru ini masih berstatus calon pegawai negari sipil dan honorer. Para guru tersebut mengadu ke Komnas HAM didampingi Parlindungan Purba, anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Sumut. Parlindungan menyatakan akan ke Sumatera Utara pada 14 Mei nanti untuk menelusuri kecurangan dalam penyelenggaran Ujian Nasional 2007. Anggota Komnas HAM Habib Chirzin dan Jayadi Damanik berjanji memproses pengaduan para guru ini. (E1)
[Send to Friends]
[Printer Friendly Page]
Related Links : Wednesday, 02 May 2007 19:25:22 Hari Pendidikan Nasional Monday, 30 April 2007 16:32:58 Wednesday, 25 April 2007 16:53:15 Wednesday, 25 April 2007 13:50:57 SMP Terbuka Tuesday, 24 April 2007 16:35:06 |