Voice of Human Rights News Centre - Menyuarakan Hak Asasi Manusia, Hukum & Demokrasi
 H O M E Voice of Human Rights News Centre
We move to www.vhrmedia.com.....(KAMI PINDAH KE WWW.VHRMEDIA.COM)
  Saturday, 04 September 2010
Ind   Indonesia
VHRmedia Internet Streaming Radio
NEWS

Monday, 18 June 2007 17:51:28
we move to www.vhrmedia.com

Tuesday, 12 June 2007 13:44:08
SITUS VHR PINDAH ALAMAT

Monday, 11 June 2007 18:50:42

Sidang Tanah Meruya
Warga Minta Pembelaan Portanigra Ditolak

Monday, 11 June 2007 18:31:43

Exxon Mobil:
Warga Tak Berhak Gugat KKS Blok Cepu

Monday, 11 June 2007 17:53:39

Sidang Gugatan Korban Lumpur
PT Lapindo Ngotot Salahkan Alam

Monday, 11 June 2007 17:12:24
Powell Minta Penjara Guantanamo Ditutup

Monday, 11 June 2007 17:04:41
Walhi Sulteng Tolak PLTA Lore Lindu

Monday, 11 June 2007 15:43:03

Pencemaran Nama Baik
Kalla Mangkir dari Sidang Gugatan Gus Dur

Monday, 11 June 2007 14:27:25

Jelang Olimpiade 2008
China Pekerjakan Anak-anak

Monday, 11 June 2007 14:03:52

Penangkapan Petani Simalungun
Warga Tuntut Kapolri Copot Kapolres




.:: NEWS ::.
Author : Angga Haksoro
Mon, 28 May 2007 19:36:03 +0700



Arus Pelangi Kecam Diskriminasi Iran


Jakarta – Organisasi pembela hak kaum lesbian, gay, biseksual, dan transeksual Arus Pelangi mengecam keras tindakan sewenang-wenang aparat keamanan kota Isfahan, Iran, yang menangkap dan menganiaya 80 orang homoseksual.

Ketua Arus Pelangi Rido Triawan mengecam keras tindakan tersebut karena berlawanan dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang menyatakan tidak seorang pun boleh disiksa atau diperlakukan secara kejam, diperlakukan atau dihukum secara tidak manusiawi, atau dihina. “Kami menentang segala bentuk penyiksaan atas dasar orientasi seksual seseorang,” kata Rido di kantornya, Senin (28/5).

Tindakan sewenang-wenang di Iran itu bermula ketika seorang warga anggota komunitas gay, Farhad, menggelar pesta ulang tahun di rumah dan dihadiri 80 teman sejawat. Tiba-tiba pada sekitar pukul 22.00 aparat keamanan kota Isfahan mendobrak pintu dan langsung menangkapi semua tamu, termasuk keluarga Farhad. Beberapa wanita ditahan dan baru esoknya dibebaskan. Sedangkan 80 gay masih ditahan hingga hari ini.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan Arus Pelangi hari ini juga disebutkan para tahanan itu mengalami perlakuan yang sangat buruk di tahanan. Arus Pelangi pada 24 Mei juga mengirimkan surat protes kepada pemerintah Iran melalui Duta Besar Iran untuk Indonesia Behrooz Kamalvandi. Namun, belum mendapatkan jawaban.

Arus Pelangi mendapatkan berita dari Direktur Eksekutif Iranian Queer Organization (IRQO) Arsham Parsi tentang nasib sepasang gay, Farsad dan Farnam, yang dikenai tahanan dua minggu dan hukuman cambuk karena dituduh mengorganisasi pesta immoral dan tafhkiz atau sodomi.

Iran dikenal memberlakukan kebijakan diskriminatif terhadap kaum lesbian gay, biseksual, dan traseksual. Dokumen Human Rights Watch yang dipublikasikan di New York 16 Mei 2007 menyebutkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinedjad memberlakukan kebijakan politik menentang immoralitas umum tanpa alasan. Lewat kebijakan itu Ahmadinedjad membolehkan penangkapan dan penahanan atas dasar prasangka perilaku menyimpang, termasuk homoseksual. (E4)

[Send to Friends]   [Printer Friendly Page]


Related Links :

Wednesday, 23 May 2007 13:29:12
Polisi Tembak Polisi

Monday, 21 May 2007 22:21:42
9 Tahun Reformasi

Monday, 21 May 2007 21:30:58
9 Tahun Reformasi

Friday, 18 May 2007 12:41:58
Anti-Kerajaan

Friday, 11 May 2007 19:21:38
9 Tahun Reformasi

Search
Banjir 2007
Analysis
Human Rights Database
Security Sector Reform
The Letter
Links
Polling
Copyright © 2005 - 2010 VHRmedia.net - Voice of Human Rights News Centre
Jl. Tebet Barat Dalam II / 15 - Jakarta Selatan 12810 - Indonesia
Phone : +62 21 831 8274 - Faximile : +62 21 831 8276
E-mail : vhr@vhrmedia.net