Voice of Human Rights News Centre - Menyuarakan Hak Asasi Manusia, Hukum & Demokrasi
 H O M E Voice of Human Rights News Centre
We move to www.vhrmedia.com.....(KAMI PINDAH KE WWW.VHRMEDIA.COM)
  Tuesday, 07 September 2010
Ind   Indonesia
VHRmedia Internet Streaming Radio
NEWS

Monday, 18 June 2007 17:51:28
we move to www.vhrmedia.com

Tuesday, 12 June 2007 13:44:08
SITUS VHR PINDAH ALAMAT

Monday, 11 June 2007 18:50:42

Sidang Tanah Meruya
Warga Minta Pembelaan Portanigra Ditolak

Monday, 11 June 2007 18:31:43

Exxon Mobil:
Warga Tak Berhak Gugat KKS Blok Cepu

Monday, 11 June 2007 17:53:39

Sidang Gugatan Korban Lumpur
PT Lapindo Ngotot Salahkan Alam

Monday, 11 June 2007 17:12:24
Powell Minta Penjara Guantanamo Ditutup

Monday, 11 June 2007 17:04:41
Walhi Sulteng Tolak PLTA Lore Lindu

Monday, 11 June 2007 15:43:03

Pencemaran Nama Baik
Kalla Mangkir dari Sidang Gugatan Gus Dur

Monday, 11 June 2007 14:27:25

Jelang Olimpiade 2008
China Pekerjakan Anak-anak

Monday, 11 June 2007 14:03:52

Penangkapan Petani Simalungun
Warga Tuntut Kapolri Copot Kapolres




.:: NEWS ::.
Author : Tri Wibowo Santoso
Thu, 31 May 2007 15:01:42 +0700



Penembakan Petani Pasuruan
Panglima TNI Tak Mau Berasumsi


Jakarta – Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengatakan tidak ingin berprasangka soal kasus penembakan warga oleh aparat TNI Angkatan Laut di Pasuruan yang menyebabkan 4 orang tewas dan 10 orang terluka.
 
Hal itu dikatakan Djoko Suyanto kepada wartawan di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (30/5). Menurut dia, jika TNI menyampaikan asumsi mengenai arah tembakan yang dilepaskan personel Marinir, justru akan menciptakan kesan membela diri. “Saya tidak ingin berpolemik bahwa prajurit menembak ke atas, sementara masyarakat  menyatakan mereka menembak langsung ke warga.”
 
Panglima menyatakan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus penembakan tersebut pada Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri yang bekerja sama dengan Polisi Militer Angkatan Laut Surabaya.
 
Djoko mengaku sudah meminta Kepala Staf TNI AL Laksamana Slamet Soebijanto menyelesaikan sengketa tanah di Pasuruan secara damai melalui komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat setempat.
 
Berdasarkan data kasus sengketa tanah antara TNI dan warga sipil, pada tahun 2007 tercatat dua kali kasus penembakan oleh tentara. Pada 22 Januari lalu di Desa Sukamulya, Rumpin, Bogor, Jawa Barat, pasukan dari Pangkalan TNI AU Atang Sanjaya menembak Acep (50) dalam kasus penggusuran tanah warga. Meski tidak sampai menyebabkan korban tewas, penyerangan itu mengakibatkan 8 orang luka-luka. (E1)

[Send to Friends]   [Printer Friendly Page]


Related Links :

Thursday, 31 May 2007 13:00:07
Penembakan Petani Pasuruan

Monday, 28 May 2007 17:54:04
Perizinan Eksplorasi Longgar

Friday, 11 May 2007 18:09:56

Wednesday, 09 May 2007 17:00:16
Kayu Ilegal

Thursday, 14 December 2006 15:17:46
Sengketa Agraria

Search
Banjir 2007
Analysis
Human Rights Database
Security Sector Reform
The Letter
Links
Polling
Copyright © 2005 - 2010 VHRmedia.net - Voice of Human Rights News Centre
Jl. Tebet Barat Dalam II / 15 - Jakarta Selatan 12810 - Indonesia
Phone : +62 21 831 8274 - Faximile : +62 21 831 8276
E-mail : vhr@vhrmedia.net