|
.:: NEWS ::. Author : Mon, 11 Jun 2007 14:27:25 +0700
Jelang Olimpiade 2008
China Pekerjakan Anak-anak
London - Guy Ryder, Sekretaris Jenderal International Trade Union memperingatkan International Olympic Committee atas kegagalan mereka dalam menyikapi ekspoitasi tenaga kerja, terutama tenaga kerja di bawah umur, yang dipekerjakan membuat cenderamata untuk Olimpiade 2008 di China. “Situasi seperti ini bisa berdampak buruk bagi nama dan reputasi Olimpiade,” kata Ryder seperti diberitakan situs The Guardian, Senin (11/06). Playfair, gabungan serikat pekerja di dunia, mengumumkan terjadi pelanggaran berat terhadap hak pekerja yang dilakukan empat perusahaan China yang ditunjuk membuat cenderamata resmi pesta olahraga dunia di Beijing tahun depan. Situs ABC memberitakan, dalam kampanyenya, Playfair menyatakan empat perusahaan itu “telah melakukan pelanggaran berat terhadap standar-standar hak pekerja, termasuk pembayaran yang hanya separo upah minimum untuk pekerja dewasa dan pekerja di bawah umur, juga mereka yang masih berusia 12 tahun”. Para pekerja tersebut diharuskan untuk bekerja sedikitnya 15 jam sehari. Kampanye Playfair itu diluncurkan sehari menjelang pertemuan IOC di London besok (12/6). Kampanye Playfair tahun ini didukung penuh International Trade Union Confederation; International Textile, Garment, and Leather Workers’ Federation; dan Clean Clothes Campaign for Better Condition in the Clothing and Footwear Sectors. Dalam kampanye ini Ryder berharap kejadian serupa tidak terjadi pada Olimpiade di London 2012. IOC menyatakan organisasi tersebut tidak memiliki wewenang secara langsung yang dapat mengawasi perusahaan pembuat cenderamata. Namun negara penyelenggara diharapkan mengikuti aturan-aturan mengenai standar pekerja yang adil. (E4)
[Send to Friends]
[Printer Friendly Page]
|